· (LD). Kesan........
TETAP SENYUM DAN
SEMANGAT DALAM MENJALANI HIDUP INI.
“TETAP
SENYUM”
SENYUM...
Senyuman
tidak begitu bersuara, tetapi penuh makna dalam kehidupan seseorang.
Memberi
senyuman, jangan memandang suku, ras dan agama, tetapi memberi senyuman kepada
orang yang anda ketemu, baik itu kulit putih, kulit hitam, rambut keriting,
maupun rambit lurus.
Senyuman
merupakan pemberian suatu salaman kepada sesama melalui mulut ke hati untuk
membatasi rasa gensi, amarah dari orang lain.
Kebanyakan
orang tersenyum untuk menampilkan kebahagian dan memberi senang kepada sesama.
Senyum
itu datang dari kebahagian dan kesengajaan, karena ada sesuatu yang menjadi Ia
senyum.
“SEMANAGAT DALAM MENJALANI HIDUP INI”
SEMANGAT.
Semangat
adalah jalanilah suatu kegiatan dengan penuh semangat, baik itu kegiatan berat
maupun kegiatan ringan yang ada dalam kehidupan manusia.
Bangkit
dengan semangat ketika anda jatuh;
Berjuang
masa depanmu dengan semangat, supaya cepat
mencapai ke titk puncak yang anda inginkan;
Berlarilah
dan mendahuluilah dengan semangat, ketika anda ditingalkan dari temanmu.
Terbanglah
ketika mereka masih menumbuh sayap; dan
SUKSESLAH ketika mereka terbang.
· Motto..........
segala
sesuatu yang kita hendaki, Berdoa, jakin dan percaya untuk mengejar apa yang
kita inginkan.
Ambillah
benih yang baik, dan berbuatlah demikian.
Memberilah
pengalaman positif kepada sesama, supaya mereka juga mengejar dan mengikuti
jejak kita.
“
berdoa dan bekerja”
Ada
dua kegiatan yang sama pentingnya yaitu berdoa dan bekerja. Berdoa dan bekerja
adalah dua jenis yang berbeda, namun seringkali karena situasi dan kondisi
kadang kita melakukan bersamaan waaktu tepatnya.
Pertanyaan
bolehkah kita lakukan bersamaan dua kegiatan tersebut?
1.
Seorang umat yang mengikuti misa/ibadah, berdoa
sambil menerima sms atau telpon penting, belarti dua kegiatan tersebut
melakukan bersamaan.
2.
Seorang pergi ke kantor, memakai kendaraan khusus,
saat jalannya macet, atau jalannya lonsor orang tersebut berdoa sendiri dalam
mobil, belarti dua kegiatan tersebut, melakukan bersamaan.
Mari
kita intropeksi, manakah yang sering kita lakukan? Aktifitas yang mirip dengan
peristiwa yang satu dan mirip dengan peristiwa ke-dua. Bayangkan saat bawahan
mengadap atasan, murid mengadap guru, dan mahasiswa mengadap dosen, sambil
menenteng HP/BBM, atau sibuk dengan sms.... tidak sopankan.
Kita
ingat dan sadar diri bahwa, saat kita
menghadap kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, HP/BBM, harus matikan,bila perlu HP
model magaimanapun biarkan dirumah, karena barang tersebut ciptahan dari Tuhan.
Semoga
kita termasuk golongan yang “sopan” ketika berdoa... bagi yang percaya katakan.
A m i n.
karya (PetuCs/LD).