SEMINAR NASIONAL DI IPDN OLEH PEMIMPIN KPK

| ,, |


Jatinangor.  Seminar Nasional di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) oleh: PIMPINAN KPK :LAODE M. SARIF, tanggal 15 april 2016, Sumedang Jawa Barat.

         Melaksanakan seminar Nasional yang mengambil thema : Semangat Generasi Muda Nusantara untuk Indonesia Jaya, Nara Sumber adalah PIMPINAN KPK : LAODE M.SARIF.SH.

      Beliau berbagi  pengalaman yang telah capai, sebelum  mulai seminar di awali dengan sekilas kisah  sekolah sejak ia  SD,ia Mengaku Anak Kampung dari salah satu daerah di Propinsi Sulawesi Tenggara .Dulu waktu beliau pada saat sekolah  ,tidak ada  lampu listrik, tidak transportasi , tidak ada televisi, pada saat ia di kampung nya.

            Beliau  hanya Dengar Adzan lewat Radio RRI,dengan Motivasi yang besar beliau ingin sekali mau lihat Jawa,ingin melihat dunia luar, Tiada jalan lain hanya sekolah yang bisa mengantar ke pulau jawa, Nah ini sekilas motivasi dari dan  pengalaman sekolah di saat sekolah dulu di kampungnya.

Beliau adalah seorang dosen  di Fakultas Hukum di Unhas Makassar, ia juga perancang kurikulum dan pelatih utama dari Kode Etik Hakim dan Pelatihan Hukum Lingkungan Hidup di Mahkamah Agung (MA) RI.

Dia juga merupakan anggota aktif dari Akademi Hukum Lingkungan IUCN dan salah satu anggota komite IUCN dalam bidang pengajaran dan pengembangan kapasitas.

Dalam 10 tahun terakhir, Laode Muhammad Syarif telah terlibat dalam berbagai proyek penelitian serta menerbitkan dua buku dan beberapa artikel dan makalah konferensi dengan topik mulai dari polusi udara, perubahan iklim, kehutanan, perikanan, dan isu-isu keanekaragaman hayati.

Dia memiliki gelar sarjana hukum dari Unhas, LL.M dari Queensland University of Technology, Brisbane, dan Ph.D dalam hukum lingkungan hidup internasional dari Universitas of Sydney.

Walaupun hukum lingkungan hidup merupakan gairah utamanya, ia memiliki pengalaman luas dalam reformasi peradilan dan isu-isu yang berkaitan dengan korupsi di Indonesia. .Akhir nya Hari ini beliau menjabat sebagai Pimpinan KPK

Meluasnya fenomena korupsi di Indonesia sesungguhnya lebih banyak berbentuk penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan politik maupun ekonomi oleh upper power class dan upper economic class .

Dengan mempelajari “kelemahan” hukum, mereka melakukan konspirasi untuk tujuan kepentingan ekonomi tertentu yang pada akhirnya menimbulkan korupsi. Dengan profesionalitas yang dimilikinya, perbuatannya sangat sulit dideteksi oleh hukum (offences beyond the reach of the law ).

Penguasaan sumber daya politik yang melekat pada posisi jabatan strategis tertentu dalam ruang lingkup kekuasaan kelembagaan negara, merupakan potensi besar untuk mengalokasikan sumber dan fasilitas ekonomi, sesuai dengan kepentingan bisnis pihak penjalin hubungan patronase dengan pemegang kekuasaan.

Bentuk penyalahgunaan kekuasaan dan kewenangan seperti ini semakin menjadi, karena terjadi ketidak efektifan pengawasan oleh lembaga-lembaga pengawasan resmi, maupun oleh pranata-pranata demokrasi yang bergerak terbatas karena diakomodasikan dan dikendalikan negara.

Akibatnya, ruang gerak korupsi menjadi semakin meluas dan “menggila". Pada akhirnya, prognosis korupsi semakin meluas bahkan hampir menjurus pada “pembusukan” bangsa sehingga diberi predikat sebagai extra ordinary crime . Situasi korupsi di Indonesia pada saat ini, memang tidak bisa lagi dikategorikan sebagai situasi normal.

         Dengan bebagai Masalah korupsi terjadi di indonesia sehingga di harapkan kepada ribuan praja dan Mahasiswa dari UNPAD,IKOPIN ,ITB, yang ada  yang hadir dalam seminar itu .

        Beliau menghimbau : kalian harus bekerja jujur,adil , berani, terhadap tugas dan tanggun jawab yang diberikan  kepada kalian nanti nya,karena Masyarat akan menilai kinerja(pelayanan) kalian ,yang paling utama dalam pelayanan di masyarakat adalah Integritas, knowledge, skill, Kualitas pelayanan yang lancar,cepat,tepat, dan tanpa biaya .

           Kalian harus bersyukur, Karena TUHAN memberikan kesempatan untuk kuliah di kampus ini,untuk memperbaiki Negara ini adalah para generasi Muda yang hadir saat ini, baik itu Praja maupun Mahasiswa yang ada ini.

        Ujian sesunggah kalian akan alami saat kalian kerja di daerah nanti nya,sehingga pada saat itulah kalian harus berani ambil keputusan  yang tegas .di indonesia banyak pejabat birokrat yang loyal terhadap pimpinan bukan kepada tujuan organisasi yang sebenarnya karena jika tidak loyal terhadap atasan maka jabatan akan copot dan sehingga harapan kami harus loyal terhadap tujuan orgnisasi.

Jangan takut berbuat baik , jangan pesimis, harus optimis jika kalian benar, walaupun orang jujur itu akan di kucilkan tetapi di mata TUHAN kalian  hebat melaksanakan amanah dengan baik.

Pimpinan KPK mengharapkan  kalian semua yang hadir pada saat seminar ini,kalian ingat dan hati hati pada saat kalian kerja di daerah nanti nya, kalian harus tempat titik rawan terjadinya korupsi di indonesia.

1. Pengadaan Barang dan Jasa
2. Proses Perizinan & Pembuatan dokumen/Surat Keterangan.
3. Pengelolaan Aset/Barang Milik Negara/Daerah
4. Pengelolaan Penerimaan Negara/Daerah/Pendapatan Asli Daerah (Pajak, Retribusi, Denda)
5. Penggunaan APBD/APBN (Perjalanan Dinas, Honor).

Dengan demikian bekerjalah dengan jujur, berani ambil keputusan yang tepat,
Pada saat kalian kerja nantinya.

JANGANBIARKAN  KORUPSI ITU MENJADI BUDAYA, APALAGI KALIAN ADALAH  PENERUS BANGSA SEHINGGA IKUTI PERJUANGAN BANGSA. ”MOH.Hatta 1961.
Semoga semua generasi Muda menjadi Anti korupsi.

Penulis: (NP. DOMINGGUS BOGA/LD).