Foto, NAPAPUJA MEEYOKA.
Merujuk pada masalah krisis kepemimpinan Indonesia dan kepemimpinan daerah yang hendak di capai.
Tentunya indonesia sangat membutuhkan aparat sipil negara yang mampu memberikan pelayanan prima terhadap pencapaian kesejahteraan masyarakat.
Seharusnya Indonesia tidak perlu berfikir keras untuk mengubah seluruh sistem penyediaan aparat sipil yang menunjang pencapaian tujuan program maritim tersebut.
Indonesia telah memiliki sistem yang sangat bagus, namun penerapan yang sedikit kurang untuk memanfaatkan apa yang telah dimiliki.
Solusi untuk menciptakan Pamong Praja yang berkualitas telah hadir sejak tahun 1990. Tahun tersebut telah didirikan sebuah sekolah kedinasan APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri), yang kemudian berubah nama menjadi STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri), dan akhirnya di tetapkan menjadi IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) pada tahun 2004.
Sebuah lembaga pendidikan yang sengaja di dirikan untuk mempersiapkan para kader pemimpin dan kader pamong praja di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri.
Melalui lembaga ini dipersiapkan para kader pamong praja yang memiliki jiwa kepemimpinan.
semoga bekerja dilapangan serta melayani masyarakat tanpa pamri..
yokagaidoo.... mari utamakan kepentigan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan..
salam juangg. Penulis : Petrus Pekei/LM
