(LD).
Tuhan ciptakan langit dan bumi dan segala isinya. Hari yang ke-enam
Tuhan ciptakan manusia untuk melindungi dan menikmati segalanya yang ada di
bumi;
Tuhan ciptaan manusia dari tanah liat, suatu saat
kalau Tuhan cabut kembali napas hidup kita dari UGATAME, kita akan kembali ke
tanah lagi;
Tuhan
ciptakan suatu bukit, untuk melindungi
dan menjaga apa yang ada dalam bukit
tersebut, bukan menjualbelikan;
Tuhan
ciptakan pohon-pohon besar di hutang, bukan ditebang tetapi untuk melindungi
dan menjaga pohon-pohon tersebut;
Tuhan
ciptakan bumi, bukan kita transaksi dengan orang asing (pendatang), tetapi
untuk manusia menikmati apa yang ada diatas
bumi;
tanah adalah tempat tinggal manusia.
Bangun rumah diatas tanah, bikin bedeng, menanam sayur-sayurang , menanam ubi, dan
makanan-makanan pokok manusia;
Tuhan
ciptakan sumber air, bukan kita menjualbelikan,, tetapi air tersebut melindungi
dan menikmati manusia setempat;
Kenyataan
yang kita lihat di daerah Meeuwoo adalah manusia
hidup dari hasil tanah, bukan hidup diatas tanah. Hal tersebut yang manusia
lakukan itu, sama saja dengan manusia menjualbelikan ibu kita maupun manusia
menjual diri kita sendiri;
Sebenarnya
kita melindungi dan menjaga apa yang ada di bumi, baik Bukit, Sumber air, tanah
dan segalanya yang ada di bumi;
Kita
lihat di pulau jawa yang terjadi saat ini, dulu indonenesi merdeka masyarakat
sepulau jawa menjualbelikan tanah, akhirnya kehidupan generasih zaman sekarang
kasasar, karena mereka tidak melindumgi dan menjaga segalanya yang ada di pulau
tersebut.
Pulau papua adalah sebuah gambarang burung kasuari. Keberadaan masyarakat suku Mee adalah tempatnya buah hati burung kasuari, maka itu mari kita menjaga sebuah hati tersebut.Meepagoo
adalah buah hati dari burung Kasuari, maka itu kita jangan menjualbelikan buah
hati burung tersebut. Kalau kita menjual belikan burung kasuari, Tanah papua
akan mati karena buah hati Burung Kasuari sudah transaksi dengan orang-orang
asing (pendatan).
kita
jangan menjualbelikan apa yang Tuhan sudah berikan pada kita, tetapi mari....
kita menjaga dan melindungi semuanya yang ada di Meepago, karena kalau kita
menjualbelikan, suatu saat kehidupan generasi kita kedepannya akan kasasar.
Kiranya
masyarakat meepago merenung kembali apa yang kita lakukan. Karya (PetuCs/LD)










